Yuk Sehatkan Lagi Kondisi Keuangan Pasca Lebaran 2020 dengan Cara Ini

https://lh5.googleusercontent.com/-IMYwYL-SHHdZMTNdbDptK5T1v0DIdpdu2sTjJzNodG2aS_izhxoq43X4bkBSPM6oWKD-EFlkVyT-d0DLmUIbCj9c4ObNQYDFyZwUirJ4F6K8i8523rb1HgMOszNHQezmnA7vAOj

Selain kembali fitri dan kenangan silaturahmi, yang tersisa pasca Lebaran biasanya juga kondisi keuangan yang menipis. Sementara hidup setelah hari raya, harus berjalan seperti biasa meski di tengah pandemi. Maka dari itu, berhemat ketat dan memulihkan lagi kondisi keuangan adalah hal yang nggak bisa ditawar. Apalagi buat yang sudah berkeluarga dan punya anak usia sekolah, jangan lupa, sebulan setelah Lebaran akan ada tahun ajaran baru yang banyak memerlukan biaya lho. 

Menstabilkan kondisi keuangan setelah hari raya, tentu butuh waktu & disiplin yang kuat. Kamu bisa memulainya dengan 5 cara berikut ini. Yuk simak!

Evaluasi keuangan dan hitung yang tersisa

Mulai dari THR, gaji, sampai tabungan yang terpakai untuk kebutuhan aneka raya, wajib dievaluasi penggunaannya plus dihitung berapa yang tersisa. Apakah sesuai anggaran yang dibuat, melebihi anggaran, atau malah tekor sampai harus ngajuin pinjaman cepat buat nutup kebutuhannya?

Sebelum memperbaiki keuangan, di tahap ini, kamu perlu tahu dulu bagian mana yang “sakit” atau perlu diperbaiki. Kalau tabungan darurat sampai terpakai menutup kebutuhan hari raya, misalnya, maka kamu perlu berupaya keras untuk bisa mengisi tabungan tersebut lagi. Buat prioritas kebutuhan yang harus dipenuhi segera, bisa ditunda, dan bisa dibatalkan. 

Gunakan kembali anggaran keuangan biasanya sebelum bulan puasa 

Anggaran keuangan rutin sebelum bulan puasa biasanya adalah anggaran yang sumber dananya berasal dari gaji/penghasilan rutin semata. Tidak ditambah THR. Nah, di bulan berikutnya setelah hari raya, kamu bisa menggunakan kembali anggaran keuangan ini. Tapi tentunya, dilakukan penyesuaian sedikit untuk prioritas dan jumlahnya. Misalnya: kalau biasanya ada anggaran untuk hangout dan entertainment, maka ini bisa dicoret sementara sampai keuangan kembali pulih dan tabungan terisi kembali. 

Susun daftar kebutuhan yang bisa ditekan dan dihemat ketat

Masih berkaitan dengan anggaran keuangan bulanan, daftar kebutuhan yang harus dipenuhi di bulan setelah hari raya perlu diminimalisir dan dibuat sehemat mungkin. Bahkan kalau perlu, selama dua bulan, pengeluaran hanya dilakukan untuk kebutuhan primer semata: makan, transportasi, listrik, air, dan internet. Tunda dulu jika ingin membeli barang-barang yang kurang penting seperti belanja di e-commerce, berlangganan layanan hiburan, dan lain sebagainya. Cara ini paling efektif untuk membuat kondisi keuanganmu bisa pulih segera. 

Setop pengeluaran konsumtif

Sudah puas belanja dan beli ini itu jelang hari raya, seharusnya sudah cukup. 3 bulan ke depan, waktunya menabung dan fokus pada rencana keuangan jangka panjang. Setop windows shopping di e-commerce supaya nggak tergiur aneka diskon yang “menyesatkan” dompet dan menggiring hasrat untuk check out

Jangan ambil kredit atau pinjaman cepat untuk beberapa bulan ke depan

Hasrat untuk mengambil cicilan, baik dalam bentuk kredit barang atau pinjaman cepat, juga perlu ditahan kalau mau memulihkan kondisi keuangan pasca Lebaran. Kecuali untuk kebutuhan yang benar-benar darurat, kredit atau pinjaman cepat bisa dipertimbangkan untuk diambil. 

Misalnya sebulan lagi mau tahun ajaran baru, sementara uang yang tersisa untuk biayanya masih kurang. Dengan catatan, utang atau kredit yang kamu miliki sekarang belum mencapai 30% total penghasilan, maka kondisi keuangan masih tergolong sehat untuk ditambah beban utang baru. Tapi, jangan bablas apalagi aji mumpung. Usahakan meminjam seperlunya sesuai yang dibutuhkan. 

Saat ini, fasilitas pinjaman sudah sangat beragam. Mulai dari yang konvensional seperti bank sampai yang berbasis digital seperti fintech pinjaman cepat. Untuk pinjaman dengan limit yang besar, tenor variatif, dan bunga rendah, Kredivo adalah fintech pinjaman cepat yang direkomendasikan. Sudah terdaftar di OJK dan daftarnya mudah!

Kamu hanya perlu download aplikasi Kredivo di Google Play Store atau App Store dan daftar sebagai pengguna Premium jika ingin mengajukan pinjaman cepat dengan limit hingga puluhan juta. Tidak susah untuk mendaftar sebagai pengguna Premium. Sebelum itu, ada tiga syarat utama yang harus dipenuhi lebih dulu, yaitu: 

  1. Pendaftar adalah WNI yang berusia minimal 18 tahun dan maksimal 60 tahun. 
  2. Memiliki pendapatan tetap per bulan minimal Rp 3 juta. 
  3. Berdomisili di wilayah Jabodetabek, Bandung, Surabaya, Medan, Palembang, Semarang, Bali, Yogyakarta, Solo, Malang, Makassar, Cirebon, atau Sukabumi. 

Pastikan juga kamu memiliki dokumen persyaratan berikut untuk daftar sebagai akun Premium: 

  1. KTP
  2. Akun internet banking atau NPWP sebagai bukti penghasilan
  3. Akun e-commerce yang aktif dan memiliki histori transaksi

Kemudian, daftar sesuai instruksi yang diberikan dan tunggu proses approval dalam waktu 1 x 24 jam setelah submit pendaftaran. Jika pendaftaran disetujui dan kamu sudah memiliki limit dari Kredivo, maka kamu bisa mencairkan limit tersebut menjadi pinjaman cepat tunai. Caranya adalah dengan menggunakan fitur pinjaman mini (mulai dari 500 ribu) atau pinjaman jumbo (mulai dari 1 juta) yang tersedia di bagian dasbor aplikasi Kredivo. Pengajuannya nggak sampai 5 menit karena hanya perlu mengisi jumlah pinjaman, tujuan pinjaman, tenor yang diinginkan (1/3/6 bulan), dan nomor rekening bank atas nama pribadi. 

Setelah itu, tunggu proses persetujuan dari Kredivo terhadap pengajuan pinjamanmu. Kalau disetujui, minimal dalam waktu 1 hari kerja, pinjamanmu sudah langsung cair deh ke rekening yang didaftarkan. 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *